W3vina.COM Free Wordpress Themes Joomla Templates Best Wordpress Themes Premium Wordpress Themes Top Best Wordpress Themes 2012

Awas, Kalian Kader PKS!

Media memang sangat berperan penting dalam segala hal pemberitaan. Media juga merupakan titik awal “serangan udara” jika ingin membuat propaganda-propaganda untuk menyerang sesuatu. Atau mungkin memberitakan sesuatu.

Peran media memang tidak bisa dipungkiri telah membawa dampak yang besar dalam kehidupan kita. Tiada hari tanpa pemberitan, dan tiada berita tanpa peristiwa. “good news is bad news, bad news is good news” adalah yang sudah biasa dalam pemberitaan. Maka dari itu Islam mengatur semua langkah kita dalam memberitakan sesuatu. Menyangkut kader PKS yang sering menjadi “rujukan” para kuli tinta tersebut. Peristiwa di Jambi yang beru-baru ini sangat menghebohkan kita. Bagaimana tidak, wakil rakyat dari FPKS DPRD Jambi tertangkap razia saat berada dipanti pijat. Dia adalah Zulhamli Alhamid

Beberapa media memberitakan dengan gencar, “FPKS Tertangkap Mesum Di Panti Pijat”, “Anggota DPRD Digerebek Di Panti Pijat”, “Kader PKS Tertangkap Basah Berbuat Maksiat” beberapa judul-judul berita tersebut menggemparkan orang yang melihat, dan terkesan ingin membaca lebih lanjut walaupun hanya sekedar judul yang dibaca. Dari judul saja, orang sudah bisa langsung menyimpulkan bahwa anggota FPKS sedang berbuat mesum dipanti pijat. Pemberitaan-pemberitaan tersebut walaupun sudah diklarifikasikan oleh pihak DPD PKS Jambi atas perilaku Zulhamli Alhamid yang tidak terbukti berbuat mesum tersebut tetaplah bukan menjadi hal yang kuat untuk dijadikan pembelaan kepada kadernya.

Walaupun juga, dari pihak Kabid. Bina Mitra Poltabes Jambi (Ibu Aswini) dan Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang telah membantah keras bahwa ada aksi tindakan mesum yang dilakukan anggota DPRD FPKS tersebut. Main set pembaca sudah disetting untuk langsung percaya bahwa apa yang dilakukan Zulhamli Alhamid dipanti pijat tersebut adalah melakukan tindakan mesum. Walaupun panti pijat yang didatangi tersebut resmi sekalipun, masyarakat tetap akan pada pemikiran awal pemberitaan.

Inilah buruknya sebuah berita! Dalam Al Quran dijelaskan bahwa “Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar. Mengapa di waktu kamu mendengar berita bohong itu orang-orang mukminin dan mukminat tidak bersangka baik terhadap diri mereka sendiri, dan (mengapa tidak) berkata: “Ini adalah suatu berita bohong yang nyata.” (QS. An Nuur 11-12).

Karena memang media merupakan corong pemberitaan dalam segala propaganda, maka media merupakan kekuatan yang tidak mampu kita bendung. Kecuali dengan menandinginya!

Dari apa yang saya perhatikan, dari berbagai partai yang mengikuti pemilu. Pemberitaan tentang anggota DPRD FPKS ini yang begitu gencar. Padahal sangat banyak anggota DPRD maupun Caleg yang beberapa kali diberitakan terang-terangan telah berbuat mesum, tetapi pemberitaannya proporsinya tidak segencar ini. “Ini PKS Man!” inilah singkat komentar salah satu wartawan teman saya yang sedang memberitakan berita tersebut. Beberapa wartawan telah mengakui bahwa PKS memberikan kontribusi yang besar dalam pemberitaan-pemberitaan mereka. “kalau kita memberitakan jasa-jasa PKS, sama aja kita kampanyekan PKS gratis dong! Apalagi kalau PKS melakukan kegiatan yang positif merupakan hal yang wajar dan biasa-biasa saja. Tetapi kalau negative, this is good news bro!”

Hal inilah yang membuat saya “keluar” dari pekerjaan saya yang terdahulu. Berita-berita buruk yang menjadi good news merupakan berita besar yang harus dipublikasikan. Padahal jelas-jelas Allah sangat melarang orang-orang yang menyebarkan aib orang lain!

Berita yang sedang dilanda FPKS di Jambi merupakan pukulan telak bagi seluruh kader PKS yang ada di Indonesia. Persepsi yang berakhlaq kini sedikit terkikis oleh perilaku yang jelas sangat tidak boleh dilakukan oleh seorang kader PKS. Menjauhi tempat-tempat maksiat merupakan hal yang wajib dilakukan oleh kader PKS, karena kemanapun dan dimanapun ketika ada kader PKS tertangkap media berada ditempat-tempat maksiat, apalagi terkena razia. Walaupun kader PKS tersebut tidak melakukan perbuatan apapun. Maka media akan tetap memberikan “good news” kepada khalayak umum.

Jadi berhati-hatilah kader PKS!

Sumber Suaranews.com