W3vina.COM Free Wordpress Themes Joomla Templates Best Wordpress Themes Premium Wordpress Themes Top Best Wordpress Themes 2012

Bantuan RSBI Dua Kali Lipat

(Jawa Pos, 09/12/08) SIDOARJO – Anggaran rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) di Sidoarjo meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ironisnya, kucuran bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo masih jauh dari harapan.

Akibatnya, sekolah-sekolah yang punya program RSBI terpaksa merogoh kocek para siswanya lebih dalam. Sebab, mereka juga dituntut untuk meningkatkan kualitas.

Pada rancangan APBD 2009, anggaran untuk bantuan RSBI telah ditingkatkan hampir dua kali lipat. Sayang, hal tersebut tetap belum cukup untuk mendongkrak kualitas RSBI sesuai harapan. Karena itu, sekolah terpaksa meminta sumbangan dana dari para siswa.

Hal itu diakui Kepala SMA Negeri 1 Krian Sukemad. “Alhamdulillah, masih ada wali murid yang mau berbagi,” katanya.

Namun, dia tetap mengharapkan dukungan penuh dari Pemkab Sidoarjo untuk meningkatkan kualitas RSBI dari tahun ke tahun. “Saat ini, bantuan dana dari pemkab hanya 20 persen dari kebutuhan per tahun,” imbuhnya.

Sukemad mengatakan, peningkatan kualitas RSBI hendaknya tak hanya dilihat pada kualitas sarana dan prasarana yang dibutuhkan siswa. Namun, juga peningkatan sumber daya manusia yang dimiliki sekolah.

“Guru RSBI harus menggunakan bahasa Inggris,” ujar Sukemad. Hal itu, lanjut dia, juga memerlukan dana yang tidak kecil. Artinya, sekolah harus menyediakan dana pelatihan guru agar bisa lancar berbahasa Inggris.

Menurut Sukemad, untuk sementara, bantuan pemkab hanya cukup untuk melengkapi sarana dan prasarana. Untuk pengembangan sumber daya guru, dana tersebut belum mencukupi. “Selama ini, kami gunakan uang pribadi (sekolah, Red) untuk pelatihan guru,” terangnya.

Tahun lalu, misalnya, SMA Negeri I Krian, mengirimkan proposal kepada Dinas Pendidikan Kabupaten (Dikab) Sidoarjo untuk bantuan RSBI Rp 250 juta. Namun, yang turun hanya Rp 100 juta.

“Bantuan itu hanya cukup untuk melengkapi ruang komputer,” kata Sukemad. Tahun ini, dia mengirimkan kembali proposal untuk bantuan anggaran 2009 sebesar Rp 250 juta. “Rencananya memperluas jaringan internet,” ujarnya.

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo Syarif Muhtarom mengatakan, program SBI memang didukung Pemkab Sidoarjo. “Kali ini pemkab menganggarkan Rp 250 juta untuk RSBI,” katanya.

Menurut Syarif, tahun ini anggaran pendidikan meningkat dari 23 persen menjadi 40 persen dari seluruh APBD 2009 yang mencapai Rp 1,3 triliun.(nuq/ib)