W3vina.COM Free Wordpress Themes Joomla Templates Best Wordpress Themes Premium Wordpress Themes Top Best Wordpress Themes 2012

PKS Siapkan Alternatif

(JawaPos, 11/04/2008) SURABAYA – Belum bersatunya suara yang mendukung bacagub Djoko Subroto (JOS) membuat PKS waswas. Partai yang memiliki tiga kursi di DPRD Jatim itu diam-diam menyiapkan rencana cadangan jika sewaktu-waktu pencalonan Djoko gagal karena jumlah suara tidak memenuhi syarat.

Hingga saat ini, Djoko didukung PKS bersama 12 parpol nonparlemen. Meski demikian, jumlah suara belum memenuhi syarat 15 persen. Dari 13 parpol yang mendukung, total suara hanya 9,09 persen. Masih butuh minimal lima persen agar memenuhi syarat.
Parahnya, di antara 13 parpol yang saat ini telah menyatakan mendukung Djoko, tujuh parpol masih disengketakan. Sebab, dukungan itu juga diklaim parpol pendukung Khofifah Indar Parawansa. Ketujuh parpol tersebut, antara lain, PDS, PKPB, PNIM, PBSD, Partai Merdeka, Partai Pelopor, dan PSI.

Sekretaris tim pemenangan DPW PKS Jatim M. Siroj mengatakan, masalah kekurangan jumlah suara tidak menjadi tanggung jawab mutlak PKS. “Saya rasa Pak Djoko punya andil lebih besar untuk merangkul parpol-parpol lain,” ucapnya.

Siroj mengakui kekurangan suara merupakan masalah dalam pencalonan. Namun, dia mengatakan masih optimistis bisa meraih 15 persen suara tanpa menyebut parpol apa yang akan dirangkul.

Terpecahnya dukungan tujuh partai ke dua kubu itu menjadi persoalan yang cukup serius. Sebab, kubu Djoko hanya memegang surat rekomendasi dari pimpinan wilayah partai atau setingkat provinsi. Sementara itu, kubu Khofifah telah mengantongi surat rekomendasi dari DPP.

“Ya, permasalahan itu dibahas bersama. PKS tidak bisa menjawabnya sendiri,” ucapnya. Meski belum ada kepastian Djoko bisa maju dalam pencalonan pilgub, PKS enggan memberikan deadline kepada Djoko sampai kapan syaratnya bisa terpenuhi. Mengingat waktu pendaftaran calon bacagub-bacawagub semakin dekat, yaitu pada 5 Juli mendatang.

Hanya, Siroj mengakui bahwa PKS menyiapkan sejumlah alternatif jika nanti Djoko tidak bisa dicalonkan karena kurang syarat. Namun, apakah alternatif itu dalam bentuk pindah dukungan ke calon lain atau melewatkan pilgub begitu saja, Siroj enggan mengungkapkan. “Jelas ada ke arah sana. Tapi, itu menjadi rahasia yang disimpan di kantong PKS,” ucapnya. (eko/oni)