W3vina.COM Free Wordpress Themes Joomla Templates Best Wordpress Themes Premium Wordpress Themes Top Best Wordpress Themes 2012

SDN Balongdowo Minta Kebijakan Khusus dari Kadindik

(Surabaya Pagi, 15/10/08) SIDOARJO – Meski Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik), Drs H MG Hadi Sutjipto MM mengatakan SDN Balong Dowo tak termasuk sekolah yang direhab, namun Kepala SDN Balongdowo Kecamatan Candi, Sidoarjo, DrsTukiyat tetap bersikukuh akan meminta kebijakan khusus dari Kadiknas untuk segera dilakukan langkah perbaikan terhadap kondisi dua lokal/kelas yang saat ini sudah jebol.

“Ini menyangkut keselamatan anak didik kita. Seharusnya dinas lebih jeli lagi dalam menilai kondisi gedung/sekolah sebelum diputuskan untuk diberi anggaran perbaikan. Kondisi seperti yang Anda lihat sendiri ini masak sih kurang parah. Apa harus menunggu sampai sekalian ambruk mas,” ungkapnya kesal.

Lebih jauh, menurutnya, bila dihitung dengan cermat, perbaikan dua lokal sekolah itu tak membutuhkan dana yang besar. Tinggal bagaimana kebijaksanaan dan iktikad baik dari dinas. “Karena seharusnya sekolah-sekolah dengan kondisi seperti sekolah kami masuk skala prioritas yang segera mendapatkan perhatian khusus. Kasihan anak-anak kita,” pinta guru yang akrab di panggil Pak Tuk ini pasrah.

Terpisah, Drs Syarif Muhtarom, anggota Komisi D (Bidang Pendidikan) DPRD Sidoarjo saat dikonfirmasi Surabaya Pagi terkait hal itu, mengaku sudah tahu keadaan fisik sekolah yang dimaksud.

“Bahkan tahun lalu kami juga sempat melakukan kunjungan kerja bersama-sama kesana tahun lalu. Saat itu kepala sekolah mengatakan, keberadaan dua lokal/kelas yang rusak parah itu memang sengaja tak diperbaiki karena Diknas melalui Dinas Cipta Karya sudah membangun sarana gedung baru di sebelah bangunan lama. Sekarang mereka kok minta diperbaiki lagi. Ini pasti ada miskomunikasi di intern Diknas,” papar legislator asal PKS itu.

Disisi lain, Syarif tak menyalahkan statemen Kadiknas yang mengatakan, gedung SDN Balongdowo tahun ini tidak termasuk sekolah yang mendapatkan bantuan pendidikan untuk perbaikan. “Seingat saya itu Mas. Tapi masukan ini cukup bagus. Nanti kita evaluasi lagi, apakah lokal/kelas itu memang betul-betul masih dibutuhkan atau tidak,” janji politisi yang gemar memelihara jenggot ini. (ila,dyt)