W3vina.COM Free Wordpress Themes Joomla Templates Best Wordpress Themes Premium Wordpress Themes Top Best Wordpress Themes 2012

Milad ke 14, PKS Minta Pemkab Sidoarjo Seriusi Perda Miras

SIDOARJO-DPD PKS Sidoarjo mendesak agar Pemkab Sidoarjo segera membuat Perda Miras (Peraturan Daerah pembatasan Minuman Keras). Sebab, selama ini belum ada niatan baik dari pemkab untuk membatasi peredaran Miras di Sidoarjo.

Desakan agar pemkab segera membuat Perda Miras tersebut merupakan sikap resmi DPD PKS sekali memperingati Ulang Tahun PKS ke 14. “Ini sikap resmi partai kami, agar peredaran miras di Sidoarjo tidak semakin merajalela perlu dibuatkan Perda Miras,” ujar Ketua DPD PKS Sidoarjo Aditya Nindyatman, Minggu (27/5) di kantor DPD PKS Sidoarjo, Perumahan Auri, Sidoarjo.

Aditya Nindyatman, menegaskan sudah menjadi komitmen partainya untuk memberantas peredaran miras di Sidoarjo. Sebab, selama ini minuman keras sudah dijual bebas dan mudah ditemukan sampai pelosok desa.

Jika kondisi ini dibiarkan, lanjut politisi yang juga anggota Fraksi PAN-PKS di DPRD Sidoarjo tersebut, Sidoarjo yang terkenal sebagai Kota Santri akan semakin banyak kemaksiatan. Dalam hal ini, tanggung jawab pemerintah daerah membuatkan aturan untuk memberantas peredaran Miras. “Pemkab harus peka terhadap persoalan masyarakat,” tegas Aditya Nindyatman.

Untuk itulah, PKS melalui kadernya di DPRD Sidoarjo terus memperjuangkan agar segera mengusulkan perda inisiatif yaitu Perda Miras. Sebab, sebelumnya Perda Miras sudah diajukan namum tidak direspon oleh kalangan dewan dan Pemkab Sidoarjo.

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo Habibul Muis, mengatakan pihaknya sudah dua kali menerima surat dari Forum Komunikasi Ulama Sidoarjo (Fokus) yang isinya mendesak pemkab dan dewan segera membentuk Perda pembatasan minuman keras. Dari Fraksi PAN-PKS sudah menyetujui agar segera dibuat Perda Miras.

Kendalanya, lanjut Habibul Muis, tidak semua fraksi di DPRD Sidoarjo sepakat untuk dibuat Perda Miras. Sehingga sampai saat inipun tidak kejelasan kapan Perda Miras itu akan dibuat. Bahkan, dari Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga belum pernah memasukkan draft Raperda Miras.

Dukungan agar di Sidoarjo dibuat Perda Miras, sebenarnya sudah mendapat dukungan dari ormas islam Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU). Bahkan, Fokus juga sudah mengirim surat langsung ke Bupati Sidoarjo Saiful Ilah. “Kenapa sampai sekarang belum juga ada niat baik dari pemkab untuk membuat Perda Miras,” ujar Habibul Muis.

Untuk itulah, lanjut politisi asal PKS ini, pihaknya di dewan akan terus berjuang agar Perda Miras bisa segera dibuat. Sebab, kondisi Sidoarjo sebagai kota santri, perlu adanya Perda yang mengatur peredaran miras. “Tidak seperti sekarang, miras mudah untuk diperoleh di Sidoarjo,” pungkas Habibul Muis.abdul rouf