W3vina.COM Free Wordpress Themes Joomla Templates Best Wordpress Themes Premium Wordpress Themes Top Best Wordpress Themes 2012

Golkar dan PKS Akan Evaluasi APBD

Pngurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gologan Karya (Golkar) Kabupaten Sidoarjo kedatangangan tamu dari DPD Partai Keadalian Sejahtera (PKS), kemarin (2/2). Pengurus PKS yang dilantik pada akhir Desember 2010, secara khusus bertandang ke kantor Golkar untuk melakukan silaturahmi politik. Hadir dalam kegiatan itu, dii antaranya Ketua DPD PKS Sidoarjo Aditya Nindyatman, Sekretaris DPD Helmi Musa serta Wakil Ketua Umum Agus Supriyanto. Kedatangan perwakilan PKS itu diterima langsung Ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo Warih Aridono, Sekretaris Partai Golkar Sidoarjo Margono, dan jajarah pengurus harian Partai Golkar.

Saat itu, ketua petinggi parpol tampak saling mengenalkan jajarannya masing-masing. Tak terkecuali mengenalkan sejarah pendirian parpol yang kini kadernya sama-sama berhasil duduk di kursi DPRD Sidoarjo. Saat silaturahmi politik dilangsungkan, kedua tokoh politik itu tampak saling memberikan pujian.

“Kami ingin mencoba mengevaluasi kembali APBD Pemkab, hasil pembahasan DPRD Sidoarjo, dan sejauhmana prosentasi yang langsung dirasakan masyarakat,”,kata Ketua DPD PKS Sidoarjo Aditya Nindyatman, kemarin.

Saat pemilukada, PKS Sidoarjo yang menjadi salah satu partai pendukung Saiful Ilah-MG Hadi Sutjipto merasa punya tanggung jawab moril yang harus dilakukan. Salah satunya dengan melakukan evaluasi secara berkala: apakah pemerintah mampu memenuhi harapan masyarakat atau tidak. “Seperti yang diinginkan masyarakat semisal ketersediaan lapangan pekerjaan,” terang Aditya Nindyatman yang juga Sekretaris Komisi B DPRD Sidoarjo.

Ketua DPD Partai Golkar Warih Andono mengatakan rencana untuk mengevaluasi perlu dilakukan gar diketahui program-program yang telah sedang dan telah dilakukan. Apakah sudah memenuhi kebutuhan masyarakat atau belum. Dari silaturahmi politik ini, pihaknya mengaku ada komitmen bersama untuk membahas hal-hal yang menyangkut kepentingan masyrakat secara luas yang harus dikawal.

Sekretaris DPD Partai Golkar Margono menambahkan salah satu bahasan yang dirasa perlu mendapatkan perhatian adalah terkait tidak terserapnya alokasi anggaran untuk permodalan koperasi dan UMKM. Tahun lalu, dari alokasi anggaran sekitar Rp 7 miliar, banyak yang tak terserap. Tidak terserapnya anggaran itu karena adanya peralihan pendistribusian dana dari Dinas Koperasi ke pihak perbankan.

“Tidak terserapnya alokasi anggaran itu patut disayangkan karena bantuan permodalan itu cukup bermanfaat dan punya dampak efek domino,” kata Margono.

Sedangkan secara khusus, komitmen antara Golkar-PKS, pihaknya masih enggan membeberkannya. Yang jelas, ada satu sikap sama-sama berkomitmen untuk mengawal program yang didanai dari APBD untuk kepentingan masyarakat secara luas. (rud)

Sumber: Radar Surabaya, 03/02/11

Dipublikasi ulang oleh Admin DPD PKS Sidoarjo dengan sedikit modifikasi yang tidak mengubah substansi.

Konten lainnya: