W3vina.COM Free Wordpress Themes Joomla Templates Best Wordpress Themes Premium Wordpress Themes Top Best Wordpress Themes 2012

Kader Perempuan PKS dilatih Kepribadian

Pelatihan_kepribadianKader perempuan PKS dilatih cara berkenalan dalam training kepribadian Sabtu (13/1) di Balai Diklat Jl Majapahit Sidoarjo. Ketua Umum DPD PKS Sidoarjo Aditya Nindyatman dalam sambutannya, mengatakan kini saatnya kader perempuan perlu merubah cara berkomunikasi terutama dengan pihak eksternal. “Para sahabiyah dulu juga ikut berjihad walaupun dalam kondisi hamil. Dalam konteks kekinian, kaum perempuan dapat berkiprah dalam dunia politik, karena itu training kepribadian ini penting untuk modal bergaul dengan masyarakat,” ungkap Aditya.

Menurut Ketua Panitia training Lina Ariani, dalam pelatihan ini peserta diajak memahani sekaligus mempraktekkan bagaimana berkepribadian yang baik. Amat penting kader paham bagaimana teknik berkomunikasi dengan orang lain, lanjut Lina, tanpa mengorbankan harga diri. Lina yang juga menjabat Sub Pemberdayaan Wanita PKS Sidoarjo, merasa perlu mendatangkan Trainer Kepribadian Muslimah Anie Sriwulan dari Surabaya.

Trainer Anie mengatakan, dalam menjaga hubungan dengan sesama manusia (hablum minannas) perlu dipelihara etika pergaulan. Timbulkan kesan pertama hingga begitu menggoda. Jangan sampai pertemuan pertama menimbulkan kesan yang tidak menyenangkan. Apalagi bagi kader dakwah atau ustadzah. “Tolong perhatikan penampilan agar bisa menarik banyak simpati dari rakyat yang didakwahi,” ungkap mantan fotomodel yang kini aktif berdakwah tersebut.

Etika, menurut Anie, ada empat macam. Etika dalam tata busana, tata rias, tata krama dan table maner. Dalam tata busana, ada busana pagi dan busana malam. Untuk busana pagi, pilihlah warna soft (lembut) karena itu warna aman. Untuk malam hari pilih busana warna gelap seperti hitam, abu-abu dan coklat. Dalam berbusana harus diperhatikan juga keserasian tentang warna dan accessories yang dipakai. “Jangan sampai tas untuk belanja dipakai dalam acara formal,” ungkap wanita kelahiran Jember 16 Maret 1969 ini.

Etika dalam tata rias, penting diperhatikan bahwa untuk tampil menarik tidak harus memakai makeup yang berlebihan (menor). Cantik itu identik dengan bersih, segar, dan tidak bau badan. Dengan menjaga kebersihan gigi, rambut, muka, bau badan dan pakaian rakyat akan nyaman bersama kita.

Etika dalam tata krama, supaya diperhatikan cara berjalan, duduk, berkenalan dengan seseorang atau memperkenalkan seseorang dengan orang lain.

Terakhir etika dalam table manner, penting diketahui bagaimana cara bersikap disaat menghadiri jamuan makan dengan orang lain dalam sebuah acara formal. “Semua itu perlu dipelajari agar kita tidak mempermalukan diri sendiri dihadapan orang banyak,” tutur wanita yang hobby travelling tersebut.