W3vina.COM Free Wordpress Themes Joomla Templates Best Wordpress Themes Premium Wordpress Themes Top Best Wordpress Themes 2012

Malam dalam Mendoa Tiba

Aku suka pada mereka yang berani hidup
Aku suka pada mer
eka yang masuk menemu malam
(Prajurit Jaga Malam, Chairil Anwar, 1948)

al-kahfi.JPG

Sabtu malam kemarin (15/04/07), DPD PKS Sidoarjo mengadakan acara malam bersama. Bertempat di Pesantren Al Kahfi (Kecamatan Tarik), sekitar 70 kader dari seluruh (kecamatan) Sidoarjo datang mengikuti kegiatan tersebut.

Di dalam masjid, diiringi hujan yang sesekali menderas dan merintik, acara berlangsung sederhana. Tasmik 3 surat bagian juz 29 mengawali acara. Satu-satunya sambutan hanya diberikan oleh tuan rumah KH Fathony: berkisar tentang Al Kahfi. Al Kahfi merupakan pesantren plus sekolah (atau sekolah plus pesantren). Memasuki milad ke-5, Al Kahfi sudah di urutan tangga 16 dari 147 SMP se-Sidoarjo.

Komitmen Amal Kehidupan
The core party adalah taujih dari Ustad Agung Cahyadi MA. Beliau menerangkan 9 komponen “Al Iltizamu bi aa’maalul yaumi wal lailati”. Pertama, mendirikan sholat pada waktunya dan berjamaah di masjid bagi laki-laki (adaaul fariidhati fii awwali waqtihaa wa fii al-masjidi jamaa’atan fii haqqi ar-rijaali). Kedua, melaksanakan sholat sunnah rawatib maupun non-rawatib (adaau as-sunani wan nawaafili ar-raawatibati wa ghairi ar-raatibatihi). Ketiga, menjaga wirid Qur’an (al muu adhabati ‘ala al-auraadi al-Quraniyyati) dengan cara: membaca dan mendengar (wirdu at-tilawati wa al-istimaa’i, menghafal dan menjaga hafalan (wirdu al khifdhi wa al-muraaja’ati) itu, serta mentadabburinya (wirdu at-tadabburi).

Melakukan dzikir al Maktsura, doa yang mutlak dan tidak mutlak (al-muhaafadhatu ‘ala al-maktsuraati wa ad-da’awaati al-muthlaqati wa ghairi al-muthalaqati) adalah bagian keempat. Puasa tiga hari dalam sebulan (shiyaamu at-tathawwu’i wa aqquhu tsalaatu ayyaamiin fii asy-asyahri) adalah penjelasan kelima.

Komitmen amal keenam yaitu menghisab diri, istighfar, dan taubat (al-zuumu muhaasabati an-nafsi wa al-istighfaari wa at-taubati). Ketujuh, bertanggung jawab terhadap tugas, keluarga, dakwah, dan amal (al-qiyaamu bi al-wadhaaifi wa al-masuuliyyaati nahwa al-usrati wa ad-da’wati wa al-’amali). Ustad Agung memberi contoh komitmen ketujuh ini dengan kelalaian pasukan panah di Perang Uhud. Lihat Ali Imran ayat 152.

Terakhir, adaau al-waajibaati wa al-adaabi al-ijtimaa’iyyati fii baabi al-ta’aamuli ma’a al-mujtama’i (melaksanakan kewajiban dan adab-adab sosial kemasyarakatan)

Rehat menjadi kegiatan hadirin setelah taujih. Mulailah makan-makan dan ngobrol. Oh ya, tilawah satu juz adalah kewajiban yang harus ditunaikan pada malam itu. Saya lihat ada yang tilawah dahulu, ada juga yang makan dahulu.

Agar semuanya dapat, panitia mensyaratkan makan tiap peserta dengan segarpu mie, satu kerat daging dan dua potong tahu. Kalau nasi, boleh ambil semaunya. Segelas teh hangat menjadi penawar tersendiri di kedinginan malam itu.

Jauh dari pusat kota, Al Kahfi memang benar-benar sepi. Biasanya, kesepian menambah berat takaran kedinginan. By the way, insyaallah semakin syahdu dan haru.

“Malam tambah merasuk, rimba jadi semati tugu” (Yang Terampas dan Yang Putus, Chairil Anwar, 1949).

Bangun untuk sholat malam dimulai sekitar jam dua setengah. Kultum setelah subuh disajikan oleh mantan ketua DPD, Ustad Habib.

At the last, dzikir al Ma’tsura secara infiradi menjadi penutup rangkaian kegiatan. Setelah itu pulang ke rumah untuk kemudian mengikuti acara di tempat lain. Biasa, hari Ahad, tumpek blek beberapa kegiatan. From liqo to liqo.