W3vina.COM Free Wordpress Themes Joomla Templates Best Wordpress Themes Premium Wordpress Themes Top Best Wordpress Themes 2012

Kokoh dan Mandiri (4)

IV. Indikator Kokoh Jasadiyah

  1. Menjaga penampilan,
  2. Berolah raga minimal 20 menit setiap hari,
  3. Melakukan general check-up minimal sekali setiap tahun,
  4. Menjaga kebersihan,
  5. Mengikuti pola hidup sehat dalam mengonsumsi makanan dan minuman.


Untuk mengimplementasikan kerja-kerja dakwah dan memikul beban dakwah, sangat diperlukan energi yang optimal dan
kebugaran jasmani. Hanya badan yang sehat-di samping sehat rohani dan fikri-yang mampu memikul mas’uliah dakwah.

Coba kita renungkan, bagaimana Allah SWT memberikan pada Thalut kebugaran dan kesehatan jasmani selain keluasan ilmu pengetahuan di saat memikul mas’uliah yang paling agung dan berat di zamannya, yaitu menghadapi diktator ulung, Jalut.

“Nabi mereka mengatakan kepada mereka: ’Sesungguhnya Allah telah mengangkat Thalut menjadi rajamu.’ Mereka menjawab: ’Bagaimana Thalut memerintah kami, padahal kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan daripadanya sedang diapun tidak diberi kekayaan yang cukup banyak.’ Nabi (mereka) berkata: ’Sesungguhnya Allah telah memilihnya menjadi rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa.” Allah memberikan pemerintahan kepada siapa yang dikehendaki-
Nya. Dan Allah Malta Luas pemberian-Nya lagi Maha Mengetahui.”
(QS. 2: 247)

Rasulullah saw sendiri terkenal dengan kekokohan jasmani. Beliau sering melakukan musabaqah lari dengan istri tercintanya, Aisyah ra. Dan beliau pun pernah melakukan gulat dengan orang kafir Quraisy, dan Rasulullah saw memenangkan pergulatan itu sehingga orang tersebut memeluk agama Islam. Beliaulah yang bersabda, “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah…

Kekokohan dan kebugaran jasmani pun tercermin pada sosok empat Khalifah Rasul: Abu Bakar As-Shiddiq ra, Umar bin Khattab ra, Utsman bin Affan ra, dan Ali bin Abu Thalib ra. Mereka telah berhasil melakukan futuhat (membuka) wilayah-wilayah dakwah baru pada zamannya. Sahabat Ali pun pernah ikut andil bersama Hamzah dan Ubaidah dalam mubaarazah (perang tanding) di Perang Badar Kubra melawan Al Walid bin Utbah. Dan dia yang dipercaya Rasul membawa panji-panji dalam pertempuran Muktah.

Dipublikasi ulang oleh Admin DPD PKS Sidoarjo