W3vina.COM Free Wordpress Themes Joomla Templates Best Wordpress Themes Premium Wordpress Themes Top Best Wordpress Themes 2012

Larang Pakai Jilbab, RS Delta Surya Disidang Komisi D

Larangan memakai jilbab, ternyata tidak hanya diberlakukan di negara barat.

Di Kabupaten Sidoarjo yang notabene kabupaten religius, ternyata masih ada instansi swasta yang menerapkan larangan berjilbab bagi pegawainya.

Dan ini dilakukan Rumah sakit Delta Surya Sidoarjo kepada Nurul Hanifah salah satu karyawatinya yang berprofesi sebagai Bidan.

“Kita mendapatkan surat pengaduan dari Nurul Hanifah, bahwa RS Delta Surya, instansi di mana dirinya bekerja, melarangnya memakai jilbab. Dan ini disampaikan melalui surat pengaduan ke dewan,” terang Machmud ketua komisi D DPRD Sidoarjo.

Dalam surat pengaduan tertanggal 19 Januari 2011 itu, Nurul Hanifah melampirkan kronologis bagaimana dirinya memutuskan untuk berjilbab dan sudah memberikan pemberitahuan secara resmi kepada manajemen RS Delta Surya.

“Pada tanggal 14 Desember 2010, saya melayangkan pemberitahuan secara tertulis tentang memakai jilbab kepada perusahaan setelah saya pulang dari ibadah Haji” terang Nurul dalam surat pengaduannya.

Selanjutnya, sebagai respon dari surat pemberaitahuan itu, pihak perusahaan mengundang Nurul Hanifah untuk mengadakan pertemuan di Ruang Badan Pengurus pada tanggal 17 Desember 2010.

Dalam pertemuan yang dihadiri Soegondo (penasehat yayasan), dr H.M.Dawan (Direktur RS Rumah Sakit Delta Surya), dr H.Hariyono (wakil direktur), Irene Novitasari S,Psi (Kepala HRD) itu, Nurul Hanifah diberi 3 opsi yang harus dipilihnya.

Opsi itu diantaranya, diperbolehkan menggunakan jilbab hanya dalam waktu 40 hari, diberi cuti 30 hari sambil mencari pekerjaan lain, dan mengundurkan diri.

“Setelah mendapatkan tiga opsi itu, saya minta untuk dibuatkan notulen secara tertulis, namun hingga tanggal 21 Desember, notulen yang dijanjikan tidak diberikan. Malahan pihak perusahaan, minta saya untuk menganggap pertemuan itu sebagai pertemuan biasa,” tulis Nurul lagi.

Sementara itu, sebagai tindak lanjut dari surat pengaduan tertanggal 19 Januari 2011 tersebut, Komisi D DPRD Sidoarjo, Senin (24/1/2011) mengundang jajaran Direksi RS Delta Surya Sidoarjo untuk klarifikasi soal larangan berjilbab itu.

Dalam hearing yang dihadiri Direktur RS Delta Surya dr.H.M.Dawam dan wakil direktur Dr Suhartono ini, Komisi D memberikan tiga hal yang harus dilakukan pihak RS.Delta surya

Yakni, larangan pemakaian jilbab harus segera dicabut, RS Delta Surya agar tidak melakukan intimidasi, dan Komisi memberikan waktu 1 minggu kepada RS Delta Surya untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Komisi D akan terus memantau perkembangan persoalan ini, agar tidak ada tindakan semena-sema terhadap Saudari Nurul,” tegas Ahmad Habibul Muiz Lc anggota komisi D yang turut dalam pertemuan. (Abidin)

Sumber: kabarsidoarjo.com, 24/02/11

Dipublikasi ulang oleh Admin DPD PKS Sidoarjo

Konten lainnya: