W3vina.COM Free Wordpress Themes Joomla Templates Best Wordpress Themes Premium Wordpress Themes Top Best Wordpress Themes 2012

Pandangan Saiful Ilah tentang Masyarakat Sidoarjo

“Sidoarjo Harus Rukun, Aman, Makmur, dan Tentram”

Saya mengenal masyarakat sidoarjo dengan sebutan “Wong Darjo”. Wong Darjo dulu dikenal sebagai masyarakat yang hidup sebagai petambak di bagian pesisir, pedagang dan wirausaha di bagian tengah dan petani di bagian Barat. Meskipun pemilahannya tidak sekaku itu, mereka adalah masyarakat yang hidup dengan kerja keras dan merupakan masyarakat mandiri.

Di pasar-pasar tradisional, masyarakat dari etnis Madura menjadi pedagang tangguh. Sementara di sepanjang jalan raya, berdiri banyak toko-toko warga Etnis Tionghoa. Selama ratusan tahun, Warga Darjo hidup dalam keberagaman dengan damai.

Sejak akhir era 80-an, setelah pabrik-pabrik banyak berdiri, Sidoarjo menjadi tujuan mencari kerja masyarakat luar daerah. Jadilah Sidoarjo sebagai masyarakat yang beragam etnis, suku, dan asal. Sidoarjo tumbuh menjadi kota modern dengan segala kemajuan dan fasilitas masyarakat dan dunia usaha. Semuanya berjalan dengan cepat tanpa ada konflik dan perselisihan sosial. Pernah ada gejala konflik di Pasar Larangan, tetapi mampu disesesaikan dengan dialog antar tokoh masyarakat beserta pemerintah.

Inilah masyarakat Sidoarjo yang saya lihat. Maka hari ini dan ke depan, semangat kerja keras dari masyarakat petambak, pedagang, wirausahawan, dan petani harus menjadi perhatian dan pijakan pembangunan Sidoarjo. Kita temukan semua itu dengan dukungan dan kemajuan modern. Dengan keberagaman etnis, kita ramu menjadi modal dan kekuatan sosial memajukan Sidoarjo menjadi “Rukun, Aman, Makmur, dan Tentram”.

Saya sangat yakin ini bisa dicapai karena sejarah sudah membuktikan masyarakat Sidoarjo memiliki semua syarat dan modal sosial itu. Amin.

Sumber: wwww.syaifulilah.com, 07/06/10

Dipublikasi ulang oleh Admin DPD PKS Sidoarjo dengan sedikit penyesuaian tanpa menghilangkan substansinya