W3vina.COM Free Wordpress Themes Joomla Templates Best Wordpress Themes Premium Wordpress Themes Top Best Wordpress Themes 2012

Peduli Hasil Perikanan Tambak Sidoarjo

AdityaNindyatmanKondisi lingkungan yang semakin tidak kondusif terhadap hasil bumi, membuat dampak negatif terhadap produk hasil budidaya perikanan, khususnya hasil tambak masyarakat.

Penilaian ini dilontarkan sekretaris komisi B DPRD Sidoarjo Aditya Nindyatman, saat ditemui di ruang komisi beberapa waktu lalu.

Menurut Aditya, dengan semakin bertambahnya polutan di badan air yang berasal dari daerah hulu hingga hilir, membuat tidak optimalnya produktifitas perikanan dari lahan tambak.

“Polutan itu berasal dari limbah domestik rumah tangga hingga limbah hasil proses produksi industri” tegasnya.

Masih menurut Aditya, Kabupaten Sidoarjo yang dulu terkenal dengan hasil tambaknya bahkan ikon daerah dilambangkan bandeng dan udang, mesti menata lingkungannya lebih cepat, agar tidak terjadi kerusakan yang semakin parah.

Pasalnya jika ini dibiarkan, hasil perikanan tambak dapat diselamatkan bahkan ditingkatkan.

“Dari data yang didapat DPRD Kabupaten Sidoarjo luas areal tambak 15.530 ha dengan jumlah petani tambak sekitar 3.300. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo harus memperlihatkan kepeduliannya terhadap kondisi tambak di Sidoarjo yang semakin hari terasa berat dikarenakan permasalahan yang melingkupi pertambakan Sidoarjo,” ulasnya lagi.

Ada beberapa hal yang menjadi permasalahan tambak di Sidoarjo yang dilontarkan ketua DPD PKS Sidoarjo ini, diantaranya pencemaran air yang semakin berat, juga jumlah areal tambak yang berubah fungsi.

Selain itu, kurangnya infrastruktur penunjang budidaya perikanan, juga menjadi penyebab kurangnya minta generasi muda untuk melanjutkan usaha perikanan tambak.

“Dari beberapa hal diatas, yang harus lebih diperhatikan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo adalah bagaimana mengelola areal tambak yang ada agar lebih produktif,” terangnya lagi.(Abidin)

Sumber: kabarsidoarjo.com, 01/07/10

Dipublikasi ulang Admin DPD PKS Sidoarjo