W3vina.COM Free Wordpress Themes Joomla Templates Best Wordpress Themes Premium Wordpress Themes Top Best Wordpress Themes 2012

Penghitungan PPK Selesai, Hari Ini Penetapan di KPU

Impian Saiful Hah-M.G. Hadi Sutjipto (Suci) hari ini bisa benar-benar menjadi kenyataan. Dengan catatan, jika hasil real count yang dilakukan PKS beberapa waktu yang lalu sama dengan perhitungan KPU.

Hari ini (28/7) sekitar pukul 10.00 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo akan menghitung suara dari 18 kecamatan di Sidoarjo. Setelah itu, KPU langsung mene-tapkan hasil perhitungan suara.

Jika benar pasangan Suci memperoleh 60,38 persen suara, maka hari ini adalah penetapan secara sah suara yang dimenangkan
oleh Suci tersebut.

Data dari masing-masing kecamatan sudah masuk semua. Tinggal kami rekap besok (hari ini, Red},” ujar anggota KPU Pokja Sosialisasi Bima Ariesdiyanto.

Dia menegaskan, masing-masing kecamatan sudah merekap hasil perhitungan suara secara manual. Penghitungan tersebut dilakukan secara terbuka dengan menghadirkan saksi-saksi. Dari rekap hasil per kecamatan itu, KPU akan merekap ulang agar menjadi hasil final

Sebagai saksi, KPU mengundang lima pasangan calon yang maju dalam Pilbup Sidoarjo 2010-2015. Yaitu, Yuniwati Teryana-Sarto (YS), Emy Susanti-Khulajm Junaidi (Mikul), Agung Subaly-Samsul Wahid (Sahid), Saiful Ilah-M.G. Hadi Sutjipto (Suci), dan Bambang Prasetyo Widodo-Khoirul Huda (BPW-Huda).

Bupati Sidoarjo Win Kendrarso, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, pihak kepolisian, panitia pemilihan kecamatan (PPK), dan berbagai pihak terkait juga diundang. “Jadi, tidak mungkin ada kecurangan berupa penambahan ataupun pengurangan suara,” jelasnya.

Penghitungan itu bakal cepat Sebab, kecamatan sudah menyetorkan rekap suara. Dengan demikian, di KPU tinggal men-jumlahkan rekap dari 18 kecamatan tersebut. Mungkin pada pukul 11.00-12.00 penetapan suara hasil perhitungan sudah bisa dilakukan.
Bima menegaskan, penetapan suara itu sekaligus menegaskan kemenangan salah satu calon. Tapi, penetapan pemenang dilakukan jika tidak ada masalah. Misalnya, masih ada tuntutan di pengadilan terkait dengan tindak pidana pemilu. Baik money politics maupun tindak pelanggaran pidana lainnya.

Penetapan juga bisa terganjal jika ada salah satu pasangan calon yang tidak terima dan menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Dalam kasus tersebut, penetapan akan ditunda. Meski demikian, kemungkinan untuk gugatan yang satu itu kecil. Sebab, jika hasil real count PKS tidak beda dari KPU, selisih suara terbanyak dan suara di bawahnya cukup jauh. Gugatan biasanya terjadi jika rentang suara berbeda tipis. (sha/c13/ib)

Sumber: Jawa Pos, 28/07/10

Dipublikasi ulang oleh Admin DPD PKS Sidoarjo